BANDUNG - Di tengah hamparan sawah Desa Tanjunglaya, Kecamatan Cikancung, Kabupaten Bandung, semangat kebersamaan terasa kental. Sertu Ahmad Soleh, Babinsa dari Koramil 2402/Cicalengka, tak sekadar hadir, namun tenggelam dalam aktivitas nyata bersama anggota Kelompok Tani (Poktan) Mitra Tani 2. Ia turun langsung ke area persawahan di Kp. Peundeuy RT 03 RW 13, berbagi ilmu dan tenaga dalam setiap jengkal lahan yang disiapkan untuk ditanami padi.
Langkah ini merupakan bagian integral dari upaya serius pemerintah dalam menjaga dan memperkuat pilar ketahanan pangan nasional. Dengan fokus pada peningkatan produktivitas pertanian di tingkat lokal, kegiatan ini juga menjadi simbol penguatan sinergi antara kekuatan aparat teritorial dan semangat gotong royong para petani di akar rumput.
Bagi Sertu Ahmad Soleh, pendampingan ini lebih dari sekadar tugas. Ia merasakan langsung denyut nadi kehidupan petani, memahami tantangan yang mereka hadapi di lapangan. Oleh karena itu, ia tak ragu memberikan sentuhan teknis yang mendalam. Mulai dari pengaturan jarak tanam yang ideal, anjuran pemilihan bibit unggul yang berpotensi menghasilkan panen melimpah, hingga demonstrasi cara penanaman yang paling sesuai dengan karakteristik tanah setempat, semuanya ia lakukan dengan penuh dedikasi.
Lebih dari itu, kehadiran Babinsa memastikan setiap tahapan proses penanaman padi berjalan selaras dengan prinsip-prinsip agronomis yang telah teruji, sebuah jaminan kualitas untuk pertumbuhan tanaman yang optimal.
“Kami hadir di sini untuk mendampingi dan memberikan suntikan semangat kepada para petani. Saya percaya, dengan terjalinnya kerja sama yang solid antara Babinsa dan seluruh anggota kelompok tani, kita akan mampu melihat peningkatan signifikan dalam produksi padi di Desa Tanjunglaya. Ini bukan hanya tentang kuantitas, tapi juga tentang memperkokoh fondasi ketahanan pangan di wilayah tercinta ini, ” ujar Sertu Ahmad Soleh, matanya berbinar penuh harapan kala bertukar pandang dengan para petani.
Sambutan hangat dan antusiasme dari anggota Poktan Mitra Tani 2 menjadi bukti betapa berharganya kehadiran aparat teritorial dalam kegiatan pertanian mereka. Para petani mengungkapkan bahwa pendampingan semacam ini memberikan mereka keyakinan ekstra dalam menghadapi berbagai tantangan di lapangan. Terlebih lagi, tujuan utamanya adalah bagaimana memaksimalkan hasil panen di musim tanam yang sedang berjalan ini.
Seluruh rangkaian kegiatan pendampingan penanaman padi ini selaras dengan visi besar program ketahanan pangan yang digagas oleh pemerintah bersama Tentara Nasional Indonesia (TNI). Tujuannya jelas: mewujudkan kemandirian pangan di setiap desa, sekaligus berkontribusi langsung pada peningkatan kesejahteraan para petani yang merupakan tulang punggung negeri.

Admin